Re: micro seismic Microseismik yg saya tangkap ini sama dengan microearthquake (MEQ). Secara sederhana metode ini merekam event-event seismik ('gempa' mikro) yang ada di suatu tempat. Sama dengan cara kerja jaringan seismograf di dunia untuk mempelajari gempa, walaupun magnitude yg terekam lebih kecil dengan resolusi yg lebih baik tentunya.
Untuk monitoring kita menggunakan asumsi bahwa segala signature geofisika (event seismik, perubahan gravity dll) terkait dengan perubahan di dalam reservoir karena ekstraksi fluida (steam pada geothermal atau hidrokarbon pada lapangan migas). Jadi kita ingin mengetahui kondisi reservoir dari sinyal geofisika yg kita tangkap.
Kalau di lapangan geothermal, microseismic dilakukan dengan memasang network receiver/geophone menggunakan pattern tertentu sehingga event yg tertangkap maksimal. Nah untuk sumber gelombangnya sebenarnya ekstraksi fluida selama produksi bs menjadi sumber gelombang tapi karena jumlah event dan magnitude nya yg kecil biasanya digunakan suatu sumur untuk menjadi sumur injeksi untuk memperbesar jumlah event yg terekam di receiver. Dari injeksi yg kita lakukan pada sumur yg kita pilih diharapkan terjadi hydraulic fracturing atau thermal-shock (seperti di lapangan geothermal) yg menjadi event2 microearthquake.
Setelah didapatkan data yang cukup bisa dilakukan relokasi posisi event2 yg ada menggunakan velocity model yg sudah ditentukan sebelumnya. Nah posisi event2 ini bs menggambarkan kejadian di reservoir (semisal arah aliran fluida, high permeable zone, dll). data yg ada juga bisa digunakan untuk tomography kecepatan gelombang yg jika dibandingkan dari waktu ke waktu menggambarkan perubahan fluid contact, saturasi air dan properti reservoir lainnya. |