Forum Ilmu Bumi

Quick Search

Go Advanced
 
Register
Welcome
 
Forum Ilmu Bumi > Ilmu Bumi > Ilmu Bumi Umum » Pembentukan Minyak dan Gas Bumi
Reply
Old 07-23-2010, 03:11 PM   #1
ilmu bumi's Avatar
 
Administrator
Join Date: Jun 2010
Location: Bandung
Posts: 40
Thanks: 2
Thanked 0 Times in 0 Posts
ilmu bumi has disabled reputation
Default Pembentukan Minyak dan Gas Bumi

PROSES PEMBENTUKAN MINYAK DAN GAS BUMI
Pemahaman tentang minyak dan gas bumi yang berasal dari material organik telah memberikan gambaran umum tentang bagaimana materi organik yang berasal dari tanaman diubah menjadi hidrokarbon. Meskipun proses perubahannya sangat rumit untuk dijelaskan, dan masih banyak hal-hal yang masih kurang dipahami, saat ini diketahui bahwa zat organik yang berasal dari tanaman dan ganggang diawetkan dengan baik apabila berada dalam sedimen halus tanpa kehadiran oksigen. Suhu rendah reaksi kimia dan biologi (disebut diagenesis) yang terjadi selama pengangkutan dan penguburan dini dalam lingkungan pengendapan merubah bahan organik. Sebagian besar senyawa kimia hadir dalam sedimen sebenarnya berasal dari bakteri, dan terbentuk sebagai bahan organik mati yang diubah menjadi jaringan mikroba.

Sebagian besar bahan organik mengalami perubahan selama diagenesis menjadi molekul-molekul yang berukuran besar, yang disebut kerogen. Kerogen berperan penting dalam penentuan asal-usul minyak dan gas bumi. Tahap awal pembentukan hidrokarbon terjadi selama proses diagenesis. mikroorganisme tertentu, yang disebut metanogen mengubah material organik menjadi metana biogenik. Adanya pembentukan metana biogenik telah cukup lama diketahui, namun hanya dalam beberapa tahun terakhir ini kita menyadari bahwa di berbagai daerah di Indonesia cadangan gas alam dapat berupa gas biogenik.

Seiring dengan bertambahnya kedalaman burial, porositas dan permeabilitas batuan akan berkurang, dan suhu akan meningkat. Perubahan ini menyebabkan berhentinya aktivitas mikroba secara bertahap, dan pada akhirnya diagenesis organik akan berhenti. Seiring dengan peningkatan suhu, reaksi termal menjadi semakin penting. Selama fase perubahan kedua yang disebut katagenesis ini, kerogen mulai terurai menjadi molekul yang lebih kecil dan lebih mobile. Pada tahap awal katagenesis, sebagian besar molekul yang dihasilkan dari kerogen masih relatif besar; ini adalah bentuk awal minyak bumi, dan disebut aspal. Pada tahap akhir katagenesis dan dalam tahap akhir, yang disebut metagenesis, produk utama terdiri dari molekul gas yang lebih kecil.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, gambaran pembentukan hidrokarbon yang relatif sederhana menjadi sedikit lebih rumit dengan bertambahnya pengetahuan tentang kerogens yang dapat terbentuk dari berbagai jenis bahan organik, atau dalam kondisi diagenesis yang berbeda-beda secara kimiawi. Perbedaan ini dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap generasi hidrokarbon.

Setelah terbentuk, molekul minyak dan gas dapat bermigrasi dari batuan induk ke carrier beds yang lebih permeabel. Migrasi melalui carrier beds ini sering mengarah ke perangkap, di mana proses migrasi berhenti dan terjadi akumulasi hidrokarbon.
ilmu bumi is offline   Reply With Quote
 
Reply

Bookmarks

Tags
gas bumi, minyak bumi, minyak dan gas bumi

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Teori pembentukan alam semesta Irfan Ilmu Bumi Umum 0 05-29-2010 09:27 PM
Teluk Meksiko Tertutupi Minyak (man-made disaster) bute News 0 05-16-2010 02:02 AM